1. Wajibkan booking prabayar
Booking yang sudah dibayar jauh lebih jarang ditinggal dibanding booking gratis. Minta member membayar saat memesan, dengan kredit dari paket atau pembayaran drop-in lewat QRIS. Kursi hanya terisi oleh orang yang benar-benar berniat datang.
2. Tulis aturan pembatalan dengan jelas
Apa pun aturannya, yang penting jelas sejak awal dan terlihat sebelum member memesan. Contoh aturan tegas: booking tidak bisa dibatalkan atau di-refund, dan kredit hangus kalau tidak datang. Kalau studio yang membatalkan kelas, kredit dikembalikan. Di Studiosa aturan ini tampil di halaman studio dan di aplikasi member.
3. Kirim pengingat sebelum kelas
Banyak no-show terjadi karena lupa, bukan karena malas. Pengingat lewat WhatsApp 1–3 jam sebelum kelas untuk kelas pagi atau siang, atau 24 jam sebelumnya untuk kelas pagi buta, sangat membantu. Kirim dari nomor studio yang sudah dikenal member supaya dibaca.
4. Pakai waitlist untuk kelas favorit
Kelas yang selalu penuh perlu daftar tunggu yang berjalan sendiri. Saat ada kursi terbuka, member teratas di waitlist otomatis mendapat kursi dan dikabari. Kursi tidak terbuang, dan admin tidak perlu menghubungi orang satu per satu.
5. Pantau dan beri tahu
Lihat siapa yang sering memesan tapi jarang datang, lalu ajak bicara secara personal. Biasanya ada alasan sederhana, misalnya jadwal kerja yang berubah, yang bisa diselesaikan dengan memilih jam kelas lain.
Studiosa menggabungkan booking prabayar, aturan yang tertulis, pengingat WhatsApp dari nomor studio, dan waitlist otomatis dalam satu sistem. Lihat cara kerjanya di Panduan.
Baca juga
- Cara Menentukan Harga Paket Kredit Studio Yoga dan Pilates
- Cara Menghitung Fee Trainer Yoga dan Pilates: 5 Model yang Umum
- Cara Studio Menerima Pembayaran QRIS Tanpa Payment Gateway
Atau lihat halaman untuk studio yoga dan studio pilates.